Pelindung Telinga: Ear Plug dan Earmuff
Paparan bising di atas 85 dB dalam jangka panjang menyebabkan ketulunan yang tidak bisa disembuhkan. Pelindung telinga wajib dipakai di area bising.
Ringkasan Cepat
- Paparan bising di atas 85 dB dalam jangka panjang menyebabkan ketulian permanen.
- Ketulunan akibat bising tidak bisa disembuhkan - pencegahan adalah satu-satunya cara.
- Ear plug masuk ke liang telinga, earmuff menutup seluruh telinga.
- Untuk bising ekstrem (di atas 100 dB), gunakan kombinasi ear plug dan earmuff.
Bahaya Bising di Tempat Kerja
Paparan bising berlebihan adalah salah satu bahaya kesehatan kerja yang paling umum. Berbeda dengan cedera fisik yang langsung terlihat, ketulian akibat bising berkembang secara perlahan dan tidak bisa dipulihkan.
- Bising 85-90 dB: bahaya setelah 8 jam paparan/hari.
- Bising 90-100 dB: bahaya setelah 2-4 jam.
- Bising di atas 100 dB: bahaya dalam hitungan menit.
- Sumber bising umum: mesin, kompresor, gerinda, blower, chainsaw.
Jenis Pelindung Telinga
Ear Plug
- Dimasukkan ke liang telinga.
- Noise Reduction Rating (NRR) sekitar 25-33 dB.
- Ringan, murah, mudah dibawa.
- Bahan: foam, silicone, atau custom molded.
Earmuff
- Menutup seluruh telinga dengan cup.
- NRR sekitar 20-30 dB.
- Lebih nyaman untuk pemakaian jangka panjang.
- Bisa dipasang di helm (hard hat mounted).
Kombinasi
- Untuk bising di atas 100 dB.
- Pakai ear plug + earmuff bersamaan.
- Pengurangan total = earmuff NRR + 5-7 dB tambahan dari plug.
Cara Memakai Ear Plug dengan Benar
- Gulung foam plug menjadi silinder kecil dengan jari.
- Tarik daun telinga ke atas dan ke belakang untuk membuka liang telinga.
- Masukkan plug ke liang telinga, tahan dengan jari.
- Tahan sampai plug mengembang dan menutup liang telinga.
Kesimpulan
Pendengaran adalah anugerah yang tidak bisa dipulihkan setelah rusak. Jangan tunggu sampai merasakan gejala ketulunan - gunakan pelindung telinga sebelum kerusakan terjadi.