Langsung ke konten utama
Kembali ke Safety Talks
Kesehatan Kerja

Penyakit Akibat Kerja: Pneumokoniosis

Pneumokoniosis adalah penyakit paru kronis akibat paparan debu mineral (silika, asbes, batubara) dalam jangka panjang. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan.

Ringkasan Cepat

  1. Pneumokoniosis adalah penyakit paru kronis akibat paparan debu mineral dalam jangka panjang.
  2. Penyebab utama: debu silika, asbes, batubara, dan debu mineral lainnya.
  3. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan - pencegahan adalah satu-satunya cara.
  4. Gejala: batuk kronis, sesak napas, mudah lelah - muncul bertahun-tahun setelah paparan.

Apa Itu Pneumokoniosis?

Pneumokoniosis adalah sekumpulan penyakit paru yang disebabkan oleh inhalasi (penghirupan) debu mineral dan penumpukannya di paru-paru. Debu yang masuk tidak bisa dikeluarkan oleh tubuh - ia menumpuk dan menyebabkan peradangan kronis dan parut (fibrosis) di paru.

Jenis Pneumokoniosis

  • Silikosis: Disebabkan oleh debu silika (kuarsa, pasir). Adalah yang paling umum di Indonesia, terutama di industri tambang, konstruksi, dan batu gerinda.
  • Asbestosis: Disebabkan oleh serat asbes. Berisiko juga menyebabkan kanker paru (mesothelioma).
  • Pneumokoniosis pekerja batubara (CWP): Disebabkan oleh debu batubara. Sering terjadi di area pertambangan.
  • Bisinosis: Disebabkan oleh debu kapas, rami, flax. Terjadi di industri tekstil.

Gejala

Penyakit ini berkembang secara perlahan, gejala muncul bertahun-tahun setelah paparan:

  • Batuk kronis - biasanya kering, berlangsung lama.
  • Sesak napas - awalnya saat aktif, lalu saat istirahat.
  • Mudah lelah - tubuh kekurangan oksigen.
  • Nyeri dada - pada stadium lanjut.
  • Penurunan berat badan - pada stadium lanjut.

Pencegahan

  1. Substitusi - ganti bahan berbahaya dengan yang lebih aman jika memungkinkan.
  2. Engineering control - ventilasi lokal exhaust, wet method, dust suppression.
  3. APD - respirator yang sesuai (N95 minimum, atau P100 untuk silika).
  4. Pemeriksaan kesehatan berkala:
    • Spirometri (tes fungsi paru) minimal 1x/tahun.
    • X-ray paru (Chest X-Ray) minimal 1x/tahun.
    • Pemeriksaan awal sebelum mulai bekerja (baseline).
  5. Rotasi kerja - kurangi waktu paparan.
  6. Pendidikan - pekerja harus paham risiko dan cara pencegahan.

Batas Paparan

  • Debu silika (respirable): 0.05 mg/m³ untuk 8 jam kerja.
  • Debu batubara: 1.5 mg/m³ untuk 8 jam kerja.
  • Asbes: 0.1 serat/cm³ untuk 8 jam kerja.

Kesimpulan

Pneumokoniosis adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Penumpukan debu di paru bersifat permanen. Pencegahan melalui pengendalian paparan dan pemeriksaan kesehatan berkala adalah satu-satunya cara melindungi pekerja.