Langsung ke konten utama
Kembali ke daftar materi
K3 Spesifik Bidang

K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut

Keselamatan crane, forklift, hoist, conveyor, dan peralatan angkat-angkut berdasarkan Permenaker No. 8 Tahun 2020.

Ringkasan Cepat

  1. Pesawat angkat digunakan untuk mengangkat, menurunkan, mengatur posisi, atau menahan benda kerja; pesawat angkut digunakan untuk memindahkan orang atau barang.
  2. Risiko utama meliputi beban jatuh, alat terguling, pekerja tertabrak, terjepit, dan kegagalan komponen pengangkat.
  3. Perencanaan, pemasangan, penggunaan, pemeliharaan, pemeriksaan, dan pengujian harus memenuhi persyaratan K3.
  4. Pengoperasian dan pekerjaan teknis dilakukan oleh personel yang memenuhi persyaratan sesuai jenis serta kapasitas alat.
  5. Dasar hukum utama yang berlaku adalah Permenaker No. 8 Tahun 2020.

Ruang Lingkup Peralatan

Kelompok ini mencakup crane, mobile crane, overhead crane, gantry crane, tower crane, hoist, winch, forklift, conveyor, serta peralatan angkat-angkut lain sesuai klasifikasi regulasi. Kapasitas aman, konfigurasi, batas penggunaan, manual pabrikan, pelat nama, dan load chart harus menjadi acuan teknis operasi.

Bahaya Kritis

  • Beban jatuh: sling rusak, ikatan salah, hook tidak aman, beban tidak seimbang, atau kapasitas terlampaui.
  • Alat terguling: tanah tidak stabil, outrigger tidak sempurna, radius terlalu besar, atau load chart dilanggar.
  • Tertabrak dan terjepit: blind spot, jalur bercampur, kecepatan berlebih, dan komunikasi buruk.
  • Kontak listrik: boom atau beban mendekati jaringan listrik udara.
  • Gerakan tak terduga: energi belum diisolasi saat pemeliharaan.

Tidak boleh ada orang berada di bawah beban tergantung. Area lintasan beban dan radius ayun harus dikendalikan.

Pemeriksaan Sebelum Digunakan

  • Periksa rem, kemudi, kontrol, alarm, lampu, dan perangkat pembatas keselamatan.
  • Periksa hook, safety latch, wire rope, chain, sling, dan aksesori pengangkatan.
  • Periksa ban, roda, outrigger, kebocoran fluida, serta struktur dari retak atau deformasi.
  • Pastikan pelat kapasitas, load chart, dan dokumen pemeriksaan tersedia.
  • Nilai jalur, permukaan tanah, cuaca, pencahayaan, dan area larangan.

Kerusakan yang memengaruhi keselamatan mengharuskan alat dihentikan dan ditandai agar tidak digunakan sebelum diperbaiki serta diverifikasi aman.

Perencanaan Pengangkatan

  1. Ketahui berat, titik berat, bentuk, dan kondisi beban.
  2. Pilih alat serta aksesori dengan kapasitas memadai pada konfigurasi aktual.
  3. Perhitungkan radius, sudut sling, kondisi tanah, cuaca, dan hambatan sekitar.
  4. Tetapkan operator, rigger, pemberi aba-aba, dan metode komunikasi.
  5. Sterilkan lintasan beban dan hentikan operasi bila kondisi berubah.

Pengangkatan kompleks atau kritis membutuhkan rencana lebih rinci sesuai penilaian risiko.

Kompetensi, Pemeriksaan, dan Pengujian

Operator, teknisi, rigger, dan juru ikat bekerja sesuai kompetensi serta kewenangannya. Lisensi tidak menggantikan familiarisasi alat dan lokasi. Objek K3 menjalani pemeriksaan dan/atau pengujian sesuai ketentuan; hasil dan tindak lanjutnya harus terdokumentasi. Teman K3 Kemnaker menyediakan layanan pemeriksaan/pengujian objek K3 dan SOP pengujian gambar rencana bidang ini.

Dasar Hukum dan Sumber Resmi