Langsung ke konten utama
Kembali ke Daftar Tools

Nordic Body Map (NBM) 28 Area

Screening keluhan muskuloskeletal yang lazim digunakan di Indonesia.

Metode: NBM 28 area ini berbeda dari Standardised Nordic Musculoskeletal Questionnaire Kuorinka dkk. (1987). Keduanya berkerabat sebagai survei keluhan, tetapi kuesioner 1987 bukan sumber langsung skala 1–4, total, atau cut-off NBM ini.

Konteks responden

Depan
Belakang

Peta adalah zona skematis, bukan batas anatomi presisi. Tampilan belakang memuat punggung, pinggang, bokong, dan pantat secara terpisah.

Interpretasi, dasar, dan batasan

Konvensi screening NBM: 28–49 rendah, 50–70 sedang, 71–91 tinggi, 92–112 sangat tinggi. Cut-off ini deskriptif - bukan diagnosis dan bukan batas hukum universal.

  • Permenaker RI No. 5 Tahun 2018, Pasal 23 dan Lampiran standar faktor ergonomi.
  • Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
  • PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.
  • Kuorinka et al. (1987), Standardised Nordic Musculoskeletal Questionnaire - akar survei keluhan muskuloskeletal, bukan sumber langsung skoring NBM 28 area.

Tindak lanjut: evaluasi ergonomi pada cara/posisi kerja, postur, desain alat/tempat kerja, antropometri, pengangkatan, durasi dan frekuensi; prioritaskan keluhan tinggi. Permenaker 5/2018 Pasal 23 mewajibkan pengukuran dan pengendalian faktor ergonomi pada tempat kerja yang berpotensi bahaya, dengan standar ergonomi pada Lampiran.

Data di bawah hanya contoh latihan. Ganti dengan hasil observasi dan bukti kondisi nyata.

Langkah mudah

  1. 1.Isi konteks responden dan periode.
  2. 2.Nilai seluruh 28 bagian tubuh.
  3. 3.Pilih tingkat keluhan yang benar-benar dirasakan.
  4. 4.Tinjau area prioritas dan tindak lanjuti dengan evaluasi kerja.

Contoh pengisian

  • Nama/kode (opsional)→OP-017; Unit/pekerjaan (opsional) → Packing.
  • Tanggal→10 Agustus 2026; Periode keluhan → Akhir shift.
  • Area dipilih: Leher atas→Skor 2 - Agak sakit.
  • Area dipilih: Pinggang→Skor 3 - Sakit.
  • Area dipilih: Pergelangan tangan kanan→Skor 4 - Sangat sakit.
  • Status x/28 terisi→Lengkapi seluruh 28 area sebelum membaca total dan prioritas.
Cara membaca hasil: Skor merangkum laporan diri pada periode tersebut; bukan diagnosis gangguan muskuloskeletal.