Langsung ke konten utama
Kembali ke Daftar Tools

Analisis SCAT berbasis bukti

Taksonomi ini membantu menyusun hipotesis. Item yang dipilih tidak otomatis menjadi sebab; hanya tautan eksplisit dengan bukti terverifikasi ditampilkan sebagai jalur didukung.

1. Konteks dan kejadian

2. Penyebab langsung (tindakan/kondisi)

3. Faktor dasar/yang mendasari

Perilaku bukan akar penyebab secara default. Uji bukti dan telusuri desain tugas, supervisi, sumber daya, kompetensi, serta kondisi kerja - hindari menyalahkan orang.

4. Kekurangan/ketidakmemadaian kontrol

5. Kesimpulan (bukan label akar penyebab otomatis)

6. Tindakan korektif

Metode, batasan, dan referensi

SCAT/loss causation taxonomy adalah alat bantu klasifikasi terstruktur, bukan pembuktian otomatis. Katalog ringkas ini tidak diklaim lengkap atau identik dengan publikasi proprietari tertentu. UU 1/1970; Permenaker PER.03/MEN/1998 memberi konteks pelaporan/pemeriksaan; PP 50/2012 memberi konteks SMK3, investigasi dan tindakan korektif; ISO 45001 hanya referensi sistem. Tidak ada yang mewajibkan SCAT atau formulir ini.

Ekspor diblokir:
  • judul/nomor investigasi wajib diisi
  • tanggal wajib diisi
  • lokasi wajib diisi
  • kerugian/dampak wajib diisi
  • insiden/kontak/kejadian wajib diisi
  • minimal satu rantai lengkap immediate → basic → control yang tertaut dan terverifikasi wajib ada

+4 bagian lain belum lengkap.

Data di bawah hanya contoh latihan. Ganti dengan hasil observasi dan bukti kondisi nyata.

Langkah mudah

  1. 1.Catat loss dan event faktual.
  2. 2.Tambahkan finding perlevel SCAT.
  3. 3.Masukkan bukti serta status verifikasi.
  4. 4.Tautkan finding ke level sebelumnya dan buat tindakan.

Contoh pengisian

  • Judul / nomor investigasi→Jatuh dari Tangga - SCAT-001; Lokasi / area → Gudang.
  • Kerugian / dampak faktual→Memar pada lengan; Insiden / kontak / kejadian faktual → Tangga bergeser saat pekerja turun.
  • Penyebab langsung - Deskripsi faktual→Kaki tangga tidak stabil; Bukti atau sumber → Foto lokasi; Status → Terverifikasi.
  • Faktor dasar - Deskripsi faktual→Inspeksi pra-pakai tidak dilakukan; Bukti → Checklist kosong; tautkan ke penyebab langsung.
  • Kekurangan kontrol - Deskripsi faktual→Sistem inspeksi tangga tidak memiliki owner; tautkan ke faktor dasar.
  • Jalur kausal yang didukung→Kekurangan kontrol → Faktor dasar → Penyebab langsung → Insiden.
  • Tindakan korektif - action→Tetapkan owner inspeksi; pic → Warehouse Supervisor; effectivenessCriteria → 100% checklist lengkap.
Cara membaca hasil: Pilihan kategori adalah hipotesis. Hanya finding terverifikasi dan tertaut yang menjadi jalur didukung.